Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh..
Kekasihku....
Apakabarmu..?
Apakabar dengan imanmu..?
Masihkah engkau menghafal surat cinta-Nya..?
Apakabar dengan hatimu..?
Masihkah engkau menautkan hatimu hanya kepada-Nya..?
Apakabar dengan kesehatanmu..?
Masihkah engkau menjaga jantungmu..?
Sayangku..
Ada banyak kata yang ingin kusampaikan padamu,
tetapi aku tak tau harus bagaimana mengatakannya.
Sayang..
Maafkan aku ketika aku mulai cerewet, banyak mengatur tentangmu..
Aku tidak sedang belajar menjadi Ibu-mu.
Maafkan aku ketika aku selalu mengingatkanmu tentang hal yang sama berulang-ulang..
Aku tidak sedang belajar menjadi alarm bagimu.
Aku tau engkau akan bosan dengan semua itu.
Tetapi Sayang..
Aku tidak akan pernah bosan melakukan itu padamu,
mungkin suatu saat nanti aku akan lebih cerewet dari sekarang -
ketika aku menjadi Ibu dari anak-anakmu.
Alasannya sederhana,
Karena apa yang dilakukan orang tuanya - itulah yang akan mereka lakukan pula.
Besar harapanku..
Semoga kita mampu mendidik anak-anak kita hingga mereka menjadi anak-anak yang berbakti pada orang tuanya,
mampu memberi manfaat pada sesamanya..
Semoga mereka menjadi anak-anak yang sholih/sholihah yang bisa mengangkat derajat orang tuanya dengan ilmu agama.. Aamiin..
Tetapi Sayangku..
Disini aku mulai ragu, apakah kita mampu mendidik mereka dengan ilmu agama yang kita miliki..?
Sedangkan kemampuan ilmu agamaku masih sangat kurang.
Aku mulai lega ketika engkau mengatakan ingin menyekolahkan mereka di sekolahan yang ber-basic tentang ilmu agama,
tetapi sayang..
lagi-lagi aku mulai ragu,, bukankah orang pertama yang mereka lihat saat mereka pertama kali membuka mata di dunia ini adalah orangtuanya..?
No comments:
Post a Comment